Senin, 23 Mei 2011

ikhlas, menerima, dan...

Ada cerita unik tentang nelayan yang imut sekali dengan bintang laut…
Nelayan yang kesal dengan banyaknya bintang laut lantas memotng motong bintang laut yang dia tangkap dan membuangnya kembali ke lautan
Tahukah kau kawan???yang dia lakukan bukan membunuh bintang laut itu, yang nelayan itu lakukan adalah membantu sang bintang beroproduksi lebih banyak lagi.
Yang kita kenal dengan reproduksi secara fragmentasi
Rasanya kejadian ini tidak terlalu jauh dari apa yang sudah kita alami,,,kadang ada kalanya saat kita ingin megenyahan sesutau itu, malahan membuat “itu” semakin berkembang biak, dan semakin menghantui kita, ambil contoh sederhana mah heeem(kalo anak remaja ya gag jauh2 dari cinta kali ya, kan masih ababil ceritanya) wkwk, patah hati dah contohnya.
Saat kita ingin menyenyahkan bayangan si doi(ceile, doi..haha), malah bayangan doi makin menghantui
Mungkin bukan salah kita ko
Yang pasti salah si doi kan ya, hohoho
Saat kita focus ingin menghilangakn bayangan doi
Yang ada di pikiran adalah
“Hilangkan DOI”
“Hilangkan doi
“DOI”
“DOI,DOI,DOI”

Kayanya tulisan Doi makin gede aja di pikiran, weleh weleh
Aku menerima pelajaran atas sebuah buku dan sebuah novel yang belum selesai ceritanya
Cara untu menghilangkan bayangan doi yang semakin membesar adalah dengan melakukan penerimaan, memaafkan, dan berdamai…berdamai dengan siapa?berdamai dengan bayangan sang doi lah, tidak mengutuk atau menyimpan dendam  walau hanya secuil,
 hal itu akan membuat bayangan doi mengecil
tahu kenapa bayangan doi mengecil? Karena dengan berdamai akan membuat kuota hati bertambah, hem bayangkan aja saat temen temen menaruh sekilo garam di gelas kecil dengan menaruh sekilo garam di tengah danau toba
yah, ilustrasinya sederhanya seperti itu barangkali,
menerima
berdamai

dan mengikhlaskan segalanya, akan membuahkan ketentraman dan rasa dekat yang mendalam kepada Sang Pemilik Cinta yang sebenarnya.
^_^

1 komentar: